April 30, 2026

Mediasiutama.com, Samarinda – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan responsif kembali ditunjukkan Polresta Samarinda melalui program Mudik Balik Gratis Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 152 pemudik diberangkatkan menuju Balikpapan menggunakan tiga unit bus dalam kegiatan yang digelar di Terminal Sungai Kunjang, Jalan Untung Suropati, Rabu (18/3/2026).

Program ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari strategi penguatan keselamatan transportasi sekaligus upaya mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik. Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif antara kepolisian dan pemangku kepentingan lain dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar hadir langsung memimpin pelepasan, didampingi jajaran pejabat utama Polresta serta perwakilan dari Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja. Kehadiran lintas institusi ini menegaskan bahwa pengelolaan arus mudik tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi terpadu demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Hendri Umar menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya. Ini adalah wujud kebersamaan serta kepedulian kami bersama instansi terkait,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung singkat namun tertib. Kapolresta tiba di lokasi pada pukul 11.20 WITA dan langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi para penumpang. Pemeriksaan tersebut meliputi kesiapan administrasi, kesehatan, serta kelayakan armada yang akan digunakan. Lima menit berselang, tepat pukul 11.25 WITA, tiga unit bus resmi diberangkatkan menuju Balikpapan.

Menariknya, pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga menyentuh dimensi sosial. Program mudik gratis menjadi solusi konkret bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang kerap menghadapi kendala biaya transportasi saat momentum hari besar keagamaan. Dengan demikian, kegiatan ini turut memperkuat prinsip keadilan akses dalam pelayanan publik.

Selain itu, keterlibatan Jasa Raharja memberikan jaminan perlindungan bagi penumpang, sementara Dinas Perhubungan memastikan aspek keselamatan transportasi terpenuhi. Sinergi ini menjadi model ideal dalam penyelenggaraan layanan publik berbasis kolaborasi.

Kegiatan pelepasan berakhir pada pukul 11.35 WITA dalam situasi aman dan kondusif. Meski berlangsung singkat, dampak yang dihasilkan cukup signifikan, baik dari sisi pengurangan beban transportasi maupun peningkatan rasa aman masyarakat.

Melalui program ini, Polresta Samarinda tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memperluas perannya sebagai fasilitator sosial. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri, langkah ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang efektif harus mampu mengintegrasikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberpihakan kepada masyarakat.

(Yuliana w)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *