Mediasiutama.com, BALIKPAPAN– Komitmen peningkatan kualitas layanan publik kembali diperlihatkan jajaran kepolisian melalui kegiatan “Polantas Menyapa” yang dilaksanakan oleh Seksi BPKB dalam lingkungan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur, Rabu (8/4/2026). Program ini menjadi bagian dari langkah konkret reformasi birokrasi Polri dalam menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pelayanan BPKB tersebut dimulai sejak pukul 08.30 hingga 12.00 WITA. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat yang tengah mengurus dokumen kendaraan bermotor. Pendekatan ini menghadirkan suasana pelayanan yang lebih komunikatif, sekaligus meminimalisasi kebingungan pemohon terkait prosedur dan persyaratan.
Kasi BPKB dalam laporannya kepada Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap tingkat kepuasan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari respons pemohon yang merasa terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap memberikan arahan secara langsung dan transparan.
Tidak hanya sekadar mempercepat proses administrasi, Polantas Menyapa juga menjadi sarana membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Melalui interaksi yang lebih personal, masyarakat dapat merasakan perubahan paradigma pelayanan yang kini lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan mereka.
Program ini sekaligus mempertegas implementasi konsep pelayanan prima yang menjadi salah satu pilar utama transformasi Polri. Dalam konteks pelayanan BPKB, kecepatan dan ketepatan proses menjadi faktor penting, namun aspek kenyamanan dan kepastian informasi juga menjadi perhatian utama.
Selain itu, kegiatan ini turut menjadi media edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya legalitas kepemilikan kendaraan bermotor. Petugas memberikan penjelasan mengenai fungsi BPKB sebagai dokumen vital yang tidak hanya berperan sebagai bukti kepemilikan, tetapi juga memiliki nilai hukum dan ekonomi yang signifikan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif tanpa kendala berarti. Seluruh rangkaian pelayanan berjalan lancar, mencerminkan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dokumentasi kegiatan juga telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan.
Ke depan, program Polantas Menyapa diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi berkembang menjadi model pelayanan yang berkelanjutan dan adaptif. Dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan humanisme, Polri berupaya memperkuat posisinya sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga melayani masyarakat secara optimal.
Melalui langkah ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur menunjukkan bahwa reformasi pelayanan publik bukan sekadar wacana, melainkan telah diimplementasikan secara nyata di lapangan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pelayanan yang lebih modern dan berintegritas.
(Yuliana w)

