Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – Pelatihan pemanfaatan teknologi informasi yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara bagi Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Tenggarong resmi ditutup pada Jumat (11/7/2025) Lalu. Selama tiga hari, pelatihan ini memberikan pengalaman praktis dan teoritis bagi para peserta dalam bidang jurnalistik dan komunikasi publik, dengan fokus pada peningkatan kapasitas aparatur dalam mengelola informasi dan dokumentasi secara efektif.
Selama tiga hari, para peserta tidak hanya dibekali dengan teori, tetapi juga para peserta langsung praktik membuat berita, mengambil gambar, membuat video konten, hingga berbicara di depan publik. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat lantai 3 Kantor Diskominfo Kukar itu mendapat respon positif dari para peserta.
Pelatihan jurnalistik dipandu oleh M. Agri Winata sebagai narasumber, yang mengajarkan para peserta cara menulis berita, secara efektif dan sesuai kaidah jurnalistik.
Sesi ini juga dilengkapi dengan praktik langsung menulis dan mempresentasikan berita.
Sesi public speaking yang dibawakan oleh Agustina, yang berfokus pada peningkatan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum, termasuk simulasi menjadi MC atau Narasumber di kegiatan formal. Adapun sesi pengoperasian drone dan teknik pengambilan gambar visual dari udara akan dipandu oleh tim sari Erutia Multi Media.
Ikke salah satu peserta perwakilan dari Kejari Tenggarong, mengaku pelatihan ini memberikan wawasan yang luas tentang dunia jurnalistik dan public speaking.
“Biasanya saya hanya membantu dokumentasi saja. Tapi setelah ikut pelatihan ini, saya jadi tahu bagaimana cara menulis berita yang benar, membuat video, bahkan berbicara di depan umum dengan percaya diri,” ujar Ikke.
Pelatihan ini digelar atas dari permintaan resmi dari Kejari Tenggarong, yang menilai pentingnya peningkatan kapasitas aparatur di bidang komunikasi publik, khususnya dalam mendukung tugas mereka sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kukar, Sofyan Agus mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil bentuk dari kolaborasi antar lembaga dalam penguatan literasi informasi.
“Materi yang diberikan mencakup jurnalistik dasar, pengemasan konten, public speaking, videografi, hingga penggunaan drone. Semua itu mendukung tugas komunikasi dan dokumentasi di instansi mereka masing-masing,” ungkap Sofyan.
Selain Kejari, Diskominfo Kukar sebelumnya juga pernah memberikan pelatihan serupa kepada, Pengadilan Agama dan Perangkat Kelurahan Melayu. Namun, untuk kali ini menjadi pelatihan yang pertama dilakukan penuh di kantor Diskominfo dengan dukungan narasumber internal.
Pada depannya, Diskominfo Kukar berencana memperluas jangkauan, pelatihan serupa bagi instansi lainnya. Bahkan, saat ini tengah diajukan program pelatihan lanjutan untuk para narasumber internal, melalui program Training of Trainer (ToT), agar kualitas nayeri dan metode pelatihan semakin optimal.
“Antusiasme peserta ini menjadi motivasi kami untuk terus mengembangkan program ini. Kami ingin pelatihan seperti ini bisa rutin digelar, karena terbukti bermanfaat dan langsung bisa diterapkan dalam tugas mereka,” pungkas Sofyan Agus.(Yuliana W)

