February 24, 2026

Mediasiutama.com, Tenggarong — Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) ke-3 tahun 2025 resmi dibuka pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, di panggung utama depan Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh makna, dihadiri oleh tamu kehormatan, tokoh adat, pejabat daerah, delegasi budaya dari berbagai daerah di Indonesia, hingga pelaku seni dan masyarakat umum.

Kegiatan tahunan ini merupakan hasil rebranding dari Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF), yang kini dihidupkan kembali dengan semangat lokal melalui nama Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN). Festival ini bukan sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang dialog budaya, promosi keragaman, serta penguat semangat persatuan dalam bingkai keberagaman Indonesia.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Ariyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah. Ia menyebutkan bahwa partisipasi tahun ini mencakup 6 Provinsi luar Kalimantan Timur, yaitu:

Sulawesi Selatan (Pinrang & Bulukumba)

Jawa Barat (Kota Bogor)

Kepulauan Bangka Belitung (Kabupaten Bangka)

Sulawesi Tenggara (Kota Kendari & Pulau Buton)

Nusa Tenggara Timur (Manggarai Barat)

Kalimantan Barat (Kabupaten Landak)

Tak hanya menghadirkan delegasi dari luar daerah, festival ini juga menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal dari 19 kecamatan se-Kutai Kartanegara, yang berpadu apik dengan penampilan 19 sanggar seni dan komunitas budaya yang tumbuh dan berkiprah di Kutai Kartanegara.

Tiga lokasi utama menjadi pusat perayaan budaya ini:

Panggung utama Kedaton Kutai Kartanegara (penampilan malam hari),

Taman Tanjung (art performance),

Simpang Empat ODA Etam (street performance sore hari).

Mengangkat tema besar “Kukar Kaya Festival”, KFBN menjadi bagian dari visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik, yang diusung oleh Bupati Kutai Kartanegara Dr. Aulia Lamhani Basri, M.Kes. Festival ini diharapkan tak hanya menjadi kebanggaan Tenggarong, tetapi juga bisa dikembangkan ke seluruh kecamatan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya lokal.

“Seni dan budaya bukan hanya kekayaan lahiriah, namun menjadi jati diri bangsa. Tanpa adat, ilmu akan kehilangan makna,” ujar Ariyanto dalam pidato pembukaannya, seraya menekankan pentingnya merawat nilai-nilai luhur melalui perayaan seperti KFBN.

Masyarakat Kutai Kartanegara dan sekitarnya diajak untuk ikut meramaikan dan menyaksikan berbagai pertunjukan budaya yang berlangsung hingga 23 Juli 2025. Penampilan yang memukau dari para delegasi daerah, pawai budaya, atraksi seni tradisional, dan berbagai bazar UMKM akan memeriahkan suasana kota Tenggarong selama festival berlangsung.

Tidak hanya menjadi tontonan, KFBN juga menjadi ruang belajar dan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara, mempererat persaudaraan antar masyarakat lintas daerah, sekaligus memperkuat promosi pariwisata Kutai Kartanegara.

Selamat datang di Kukar Festival Budaya Nusantara 2025!
Nikmati keindahan alam, keramahan budaya, dan kemegahan peradaban Kutai Kartanegara tanah budaya yang kaya akan sejarah dan tradisi.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *