Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Selain meresmikan pembukaan kawasan wisata melalui Grand Opening, Sasana Villa Kaning Park juga mengumumkan visi besar pengembangan kawasan seluas 50 hektare ini sebagai pusat wisata dan agrowisata terpadu. Dengan dukungan berbagai pihak, manajemen menargetkan kawasan ini mampu menjadi destinasi unggulan dalam 20–30 tahun ke depan melalui diversifikasi wisata, pertanian, hingga ekosistem event.
Pada malam hari setelah sesi pertama Grand Opening, acara akan berlanjut dengan seremoni pembukaan yang dilaksanakan setelah salat Magrib. Penyelenggara telah mengundang jajaran Forkopimda Provinsi Kaltim dan Kabupaten Kutai Kartanegara, OPD terkait, komunitas kreatif, serta warga sekitar, khususnya Kelurahan Maluhu. Meski Gubernur dan Wakil Gubernur tidak dapat hadir karena agenda kedinasan di Pulau Jawa, sejumlah instansi yang terkonfirmasi hadir antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta beberapa lembaga terkait lainnya.
Acara malam hari akan diisi live acoustic performance dan ditutup dengan penampilan dua DJ nasional, yaitu DJ Pehol dan DJ Greg Sapodarja. Untuk pertunjukan DJ ini, pengunjung dapat membeli tiket on the spot dengan harga terjangkau, yaitu Rp25.000, yang sekaligus memberi akses hiburan musik malam serta pesta kembang api.
Di luar rangkaian acara, manajemen Sasana Villa Kaning Park menguraikan konsep besar pengembangan kawasan, yang tidak hanya mengandalkan wisata pemandangan, tetapi juga kegiatan agrowisata, pertanian, dan resort. Saat ini, tim pengelola sedang menyiapkan kebun anggur, alpukat, serta mengaktifkan kembali sekitar 20 hektare lahan sawah yang lama tidak digarap. Sawah tersebut akan dijadikan destinasi wisata interaktif dengan konsep serupa area Betapus di Samarinda, yaitu ruang nongkrong tepi sawah dengan harga makanan dan minuman yang terjangkau.
Selain itu, kawasan ini memiliki tiga cottage yang akan dioptimalkan sebagai resort, serta sebuah aula yang dapat digunakan untuk rapat, pertemuan, hingga konsep outdoor wedding yang memanfaatkan panorama alam yang memukau.
Untuk menjaga keberlanjutan daya tarik kawasan, manajemen berkomitmen mengadakan event bulanan, semesteran, hingga tahunan. Mereka juga membuka pintu bagi komunitas seni, musik, budaya, UMKM, hingga pegiat kreatif untuk menggunakan fasilitas yang ada dengan biaya yang tidak membebani. Tujuannya jelas: menjadikan Sasana Villa Kaning Park sebagai ruang publik multiperan yang hidup, inklusif, dan selalu relevan bagi masyarakat.(Yuliana W)

