April 7, 2026

Bupati Kutim

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan keberlanjutan program-program yang langsung menyentuh masyarakat meski menghadapi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan, termasuk perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan dan pengadaan kendaraan operasional bagi Ketua Rukun Tetangga (RT).

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyatakan bahwa kedua program prioritas ini menjadi fokus utama pemerintah karena berperan penting dalam menjamin kesejahteraan warga serta kelancaran layanan publik di tingkat akar rumput, sehingga pos anggaran yang mendukungnya tetap aman dari pemangkasan.

“Program unggulan insyaallah tetap berjalan sesuai rencana. Termasuk jaminan bagi pekerja rentan itu, tetap ya. Kita berkomitmen penuh karena ini menyangkut jaring pengaman sosial masyarakat,” tegas Bupati Ardiansyah saat ditemui di kawasan pusat pemerintahan Bukit Pelangi belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa fokus perlindungan pekerja rentan ditujukan untuk mencapai target cakupan hingga 150.000 orang, dengan prioritas pada pekerja di sektor informal yang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

“Kita akan terus berupaya mencapai target 150 ribu orang itu, agar seluruh pekerja rentan di Kutim memperoleh hak perlindungan yang layak,” ujarnya menegaskan pentingnya keamanan sosial bagi kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Selain itu, Ardiansyah melaporkan progres pengadaan motor operasional bagi Ketua RT berjalan positif, dengan distribusi unit ke berbagai kecamatan dilakukan secara bertahap sehingga kendaraan ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana mempercepat layanan administrasi warga dan respons terhadap situasi darurat.

“Alhamdulillah program motor ini tetap berjalan. Sebagian unit bahkan sudah disalurkan dan digunakan,” tambah Bupati, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut diharapkan menjadi ujung tombak efisiensi pelayanan publik di tingkat desa dan RT.

Menurut Ardiansyah, konsistensi pemerintah dalam menjalankan kedua program ini menunjukkan komitmen Kutai Timur menempatkan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas sosial sebagai prioritas utama pembangunan, meski kondisi fiskal daerah sedang berfluktuasi.

“Kita tetap menjaga agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari program-program pemerintah, terutama mereka yang membutuhkan jaminan sosial dan pelayanan cepat di wilayahnya,” ucapnya, menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pembangunan yang berpihak pada rakyat.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Kutim ingin memastikan bahwa jaring pengaman sosial berjalan optimal dan pelayanan publik tetap dapat dirasakan oleh seluruh warga, sehingga stabilitas sosial dan kualitas hidup masyarakat terus meningkat meski tantangan anggaran tetap ada.

Artikel ini menyoroti bagaimana pemerintah daerah menyeimbangkan efisiensi anggaran dengan komitmen pada kesejahteraan rakyat, menjadikan program pekerja rentan dan kendaraan RT sebagai simbol kepedulian dan keberlanjutan pembangunan berbasis masyarakat.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *