April 7, 2026

Bupati Kutim

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai merancang pembangunan bandara sebagai proyek strategis yang diproyeksikan rampung dalam lima tahun mendatang, guna membuka akses transportasi udara langsung ke wilayah ini dan mempermudah mobilitas masyarakat serta tamu penting dari berbagai daerah.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa kebutuhan bandara semakin mendesak seiring meningkatnya minat kunjungan ke Kutim, baik oleh masyarakat umum maupun pejabat dan artis yang datang untuk kegiatan resmi maupun wisata.

“Banyak orang ingin datang ke Kutai Timur. Saya janji, insyaallah dalam lima tahun ke depan Kutim punya bandara,” ujar Ardiansyah di Sangatta.

Menurut Bupati, keberadaan bandara di Sangatta akan memangkas jarak tempuh yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, karena mereka harus menempuh perjalanan darat berjam-jam dari Bandara APT Pranoto Samarinda atau Bandara Sepinggan Balikpapan untuk mencapai pusat Kutim.

“Jarak tempuh dari bandara yang ada di Kaltim ke Kutai Timur masih sangat jauh. Itu jadi keluhan masyarakat,” tambahnya, menjelaskan alasan mendesak dibangunnya fasilitas transportasi udara di daerah ini.

Ardiansyah menilai pembangunan bandara juga menjadi kunci untuk menggenjot sektor pariwisata Kutim. Dengan akses lebih mudah, jumlah wisatawan diharapkan meningkat, sekaligus memperkuat posisi Kutim sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Timur, yang memiliki potensi alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang besar.

“Bandara ini bukan sekadar fasilitas transportasi, tapi juga pengungkit ekonomi, pariwisata, dan kemudahan mobilitas bagi seluruh masyarakat Kutai Timur,” ungkapnya, menekankan manfaat sosial dan ekonomi dari proyek strategis tersebut.

Selain itu, Bupati menegaskan bahwa pembangunan bandara akan direncanakan secara matang, termasuk pemilihan lokasi, kajian teknis, dan desain infrastruktur untuk menjamin kenyamanan, keamanan, serta kelayakan operasional jangka panjang.

“Proyek ini akan dilaksanakan dengan perencanaan yang tepat, mulai dari tata letak, akses jalan, hingga fasilitas penunjang lainnya, agar bandara benar-benar bisa memberi manfaat optimal bagi warga dan pengunjung,” jelasnya.

Dengan proyek bandara ini, Pemkab Kutim berharap tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, membuka peluang investasi, dan meningkatkan kualitas layanan publik di seluruh wilayah Kutai Timur.

“Insyaallah, bandara ini akan jadi kebanggaan Kutai Timur, sekaligus pintu gerbang untuk pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kemudahan mobilitas masyarakat,” tutup Bupati Ardiansyah.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *