February 23, 2026

Mediasiutama.com, Balikpapan – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan ke Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Amborawang dan Detasemen Pendidikan Kejuruan (Dodikjur) Rindam VI/Mulawarman, Selasa (13/1/2026).

Kunjungan ini didampingi oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P., beserta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Kodam VI/Mlw.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh TNI Angkatan Darat terhadap rencana pembentukan dan kesiapan operasional Rindam VI/Mulawarman, menyusul adanya pembaharuan organisasi Kodam VI/Mlw seiring dengan berdirinya Kodam XXI/Tambun Bungai.

Langkah ini dipandang strategis untuk memastikan sistem pendidikan dan pelatihan prajurit tetap berjalan optimal, terstandar, dan selaras dengan kebutuhan pertahanan masa depan.

Dalam sambutannya, Wakasad menegaskan bahwa Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) memiliki peran vital dalam mencetak sumber daya manusia TNI AD yang unggul. Rindam tidak hanya bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan dasar, tetapi juga pendidikan lanjutan yang menjadi fondasi profesionalisme prajurit.

Oleh karena itu, keberadaan Rindam yang kuat dan didukung fasilitas memadai di setiap Kodam merupakan kebutuhan mutlak.

“Rindam adalah jantung pembinaan prajurit. Dari sinilah karakter, kemampuan tempur, disiplin, dan integritas prajurit dibentuk. Karena itu, perencanaan hingga pembangunan Rindam VI/Mlw harus benar-benar memenuhi standar dan ketentuan yang ditetapkan,” ujar Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Ia menambahkan, peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan, mulai dari konsep hingga kesiapan operasional, berjalan sesuai dengan rencana agar nantinya Rindam VI/Mlw mampu menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Andy Setyawan menyampaikan bahwa kunjungan Wakasad menjadi motivasi sekaligus dorongan kuat bagi jajaran Kodam VI/Mlw dalam meningkatkan kualitas satuan pendidikan. Menurutnya, Puslatpur Amborawang dan Rindam VI/Mlw memegang tanggung jawab besar dalam membentuk prajurit Kodam VI/Mlw agar siap menghadapi dinamika tugas dan tantangan ke depan.

“Puslatpur Amborawang dan Rindam VI/Mlw bukan sekadar sarana latihan, tetapi pusat pembentukan prajurit yang profesional, berintegritas, dan adaptif. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pimpinan TNI AD untuk terus memperkuat kualitas pendidikan prajurit secara menyeluruh,” ungkap Kasdam.

Melalui peninjauan ini, diharapkan proses pembentukan Rindam VI/Mlw dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan pembinaan personel TNI AD di wilayah Kalimantan.

Upaya tersebut sekaligus mencerminkan keseriusan TNI AD dalam menyiapkan prajurit yang tangguh, modern, dan siap mengabdi demi kepentingan bangsa dan negara.

(Pendam VI/Mlw).(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *