May 11, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara menandai perjalanan panjang pengabdiannya dengan menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34, Senin (19/01/2026).

Bertempat di Halaman Tengah Kantor Perumda Tirta Mahakam, Jalan KH Ahmad Dahlan No.57 Tenggarong, peringatan ini menjadi penanda penting dimulainya fase baru transformasi pelayanan air bersih yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan tersebut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, mitra kerja, serta seluruh karyawan Perumda Tirta Mahakam dari berbagai unit layanan.

Lebih dari sekadar perayaan seremonial, peringatan HUT ke-34 dimaknai sebagai ruang refleksi atas peran strategis perusahaan daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat terhadap air bersih.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa air bersih merupakan fondasi utama pembangunan manusia. Menurutnya, ketersediaan air bersih berimplikasi langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan, pencegahan stunting, keberlangsungan pendidikan, hingga upaya pengentasan kemiskinan.

“Air bersih bukan hanya soal layanan teknis, tetapi menyangkut masa depan generasi. Ketika air bersih terjamin, maka kesehatan masyarakat ikut terjaga dari hulunya,” ujar Bupati. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan Perumda Tirta Mahakam yang dinilainya menjalankan peran strategis dalam menjaga kesehatan publik.

Salah satu fokus utama yang mengemuka dalam peringatan ini adalah upaya menekan angka Non-Revenue Water (NRW) atau kehilangan air. Saat ini, NRW Perumda Tirta Mahakam masih berada di kisaran 42 persen.

Pemerintah daerah menargetkan penurunan bertahap hingga mencapai standar nasional sebesar 25 persen, dengan strategi penurunan minimal 2 persen per tahun dan potensi 3 persen melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Setiap penurunan 1 persen NRW setara penghematan sekitar Rp300 juta. Efisiensi ini dapat dialihkan untuk peningkatan layanan dan kesejahteraan pegawai,” jelas Bupati.

Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno, SE., MM., menegaskan bahwa usia 34 tahun menjadi titik tolak percepatan transformasi perusahaan. Target besar tahun 2026 adalah memperluas cakupan pelayanan ke seluruh 20 kecamatan dan 193 desa di Kutai Kartanegara, disertai peningkatan kontinuitas dan kualitas distribusi air bersih.

Selain transformasi operasional, Perumda Tirta Mahakam juga menunjukkan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan proyeksi setoran Rp2,5 miliar pada tahun anggaran 2025. Di sisi internal, perusahaan tetap konsisten memperhatikan kesejahteraan karyawan, salah satunya melalui program umroh yang telah berjalan selama 14 tahun.

Pada level regional, Perumda Tirta Mahakam juga memegang peran strategis sebagai Ketua PERPAMSI Kalimantan Timur. Koordinasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) serta peluang suplai air ke Kota Balikpapan menjadi bagian dari agenda jangka panjang yang tengah dikaji secara komprehensif.

Rangkaian HUT ke-34 ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada karyawan berprestasi dan doa bersama. Semangat optimisme terasa kuat, mencerminkan tekad Perumda Tirta Mahakam untuk terus tumbuh sebagai perusahaan daerah yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik berkelanjutan.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *