April 7, 2026

Mediasiutama.com, TENGGARONG – Ajang Ramadhan Runstreet Kutai Kartanegara (Kukar) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri pada Sabtu malam (14/3/2026) di kawasan depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Jalan Monumen Timur, Tenggarong. Penutupan kegiatan olahraga yang telah berlangsung sejak akhir Februari tersebut menjadi puncak dari rangkaian kompetisi lari yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Suasana malam penutupan berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Kapolres Kukar, Dandim 0906/Kukar, Sekretaris Daerah Kukar, serta jajaran pejabat pemerintah daerah dan masyarakat pecinta olahraga lari.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat yang dinilai mampu mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan sosial selama bulan suci Ramadan.

Ketua Panitia Runstreet Kukar 2026, Moch Saddam Jordi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta berbagai instansi yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan Runstreet tidak terlepas dari sinergi antara panitia, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh instansi yang terlibat. Berkat kebersamaan ini kegiatan Runstreet Kukar dapat terlaksana dengan baik hingga malam ini,” ujar Jordi di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Menurutnya, Ramadhan Runstreet tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi wadah interaksi sosial yang mempertemukan komunitas pecinta lari di Kutai Kartanegara. Tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa olahraga lari semakin diminati oleh masyarakat, terutama generasi muda.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang tetap mampu menghadirkan kegiatan olahraga berkualitas meskipun dilaksanakan dengan keterbatasan anggaran. Ia menilai dedikasi panitia dan semangat para peserta menjadi bukti kuat bahwa kegiatan berbasis komunitas memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami mengapresiasi panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan Ramadhan Runstreet 2026 dengan baik dan sukses,” ujar Aulia Rahman Basri.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan olahraga masyarakat seperti Runstreet memiliki nilai strategis dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus memberikan ruang aktivitas positif bagi generasi muda selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun.

Bupati Kukar bahkan mendorong agar pada pelaksanaan berikutnya kegiatan ini dapat memperoleh dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga skala penyelenggaraan dapat ditingkatkan dan menjangkau lebih banyak peserta.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Kukar juga memberikan tambahan hadiah bagi para pemenang pada malam final. Untuk juara pertama ditambahkan hadiah sebesar Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta pada masing-masing kategori, baik putra maupun putri.

Dengan tambahan tersebut, total hadiah tambahan yang diberikan mencapai Rp5 juta per kategori untuk kategori anak maupun dewasa. Bupati berharap insentif tersebut dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus berprestasi dalam bidang olahraga.

“Semoga ini bisa menjadi penyemangat bagi para peserta lomba,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Kukar secara resmi menutup rangkaian kegiatan Ramadhan Runstreet 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar pada Ramadan tahun mendatang dengan partisipasi masyarakat yang lebih luas serta dukungan yang semakin kuat dari berbagai pihak.

Ajang Ramadhan Runstreet Kukar pun diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu agenda olahraga masyarakat yang tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat identitas kebersamaan masyarakat Kutai Kartanegara selama bulan suci Ramadan.

(Yuliana w)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *