Edukasi Keluarga Balita yang diikuti 100 keluarga-Ist
Mediasiutama.com, SAMARINDA – Alfamidi Cabang Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak melalui program corporate social responsibility (CSR) dengan menggelar Edukasi Keluarga Balita yang diikuti 100 keluarga, berlangsung di gerai Alfamidi Bukuan pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan bertema Posyandu Pantau Tumbuh Kembang Anak ini melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bukuan serta unsur pemerintahan setempat, yang memberikan pendampingan langsung kepada para orang tua agar lebih memahami tahapan perkembangan anak serta pentingnya stimulasi sejak usia dini.
“Melalui posyandu kami ingin para orang tua semakin peduli dalam memantau tumbuh kembang anak dan memberikan stimulasi yang tepat agar perkembangan kognitif dan emosional anak optimal sejak dini,” ujar Branch Manager Alfamidi Samarinda, Markus Nurdianto.
Markus menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya Alfamidi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua balita, terhadap pentingnya pengawasan pertumbuhan anak secara rutin melalui posyandu yang mudah diakses dan dipahami.
Ia menambahkan bahwa edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemantauan fisik, tetapi juga mencakup deteksi dini terhadap potensi keterlambatan perkembangan, sehingga orang tua dapat mengambil langkah cepat dan tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Melalui program ini kami ingin membantu orang tua memahami pentingnya pengawasan tumbuh kembang anak secara menyeluruh, termasuk mengenali tanda-tanda awal keterlambatan perkembangan dengan cara yang sederhana dan relevan bagi keluarga,” jelasnya.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian dan Keluarga Berencana, dr Ira Puspa Rachmawati, memberikan apresiasi atas inisiatif Alfamidi yang dinilai konsisten menghadirkan program edukasi sekaligus dukungan gizi bagi balita dan baduta di wilayah Samarinda.
“Kami berterima kasih kepada Alfamidi, bangga dan kagum atas kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di wilayah kami, dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut serta memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ungkap Ira.
Ia menilai kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah sangat penting dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus.
Salah satu peserta, Aisaya, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut karena memperoleh pemahaman baru terkait cara merawat dan memantau perkembangan anak secara lebih terarah.
“Terima kasih kepada Alfamidi yang sudah menyelenggarakan acara ini, kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu karena mendapatkan pengetahuan baru yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat terus digelar secara berkala di berbagai wilayah, khususnya di kawasan yang membutuhkan akses informasi kesehatan anak, sehingga semakin banyak keluarga yang memiliki pemahaman baik dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.(Ari)

