Mediasiutama.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia melakukan penataan ulang struktur kepengurusan harian sebagai langkah menjaga stabilitas organisasi pascawafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.
Restrukturisasi tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 081-PLP/PP-PWI/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026 dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesinambungan program organisasi di tingkat nasional.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menunjuk Marthen Selamet Susanto sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat menggantikan almarhum Zulmansyah Sekedang.
Sebelum dipercaya mengisi posisi strategis tersebut, Marthen diketahui menjabat sebagai Bendahara Umum PWI Pusat dan dinilai memiliki pengalaman organisasi yang cukup kuat untuk memastikan roda administrasi dan konsolidasi internal tetap berjalan efektif.
Reposisi itu sekaligus memunculkan penyegaran di sektor keuangan organisasi.
Jabatan Bendahara Umum kini diemban Sumber Rajasa Ginting yang sebelumnya menjabat Wakil Bendahara Umum. Untuk memperkuat tata kelola keuangan organisasi, PWI Pusat juga menunjuk Badar Subur serta Herlina.
Sementara itu, posisi Wakil Sekretaris Jenderal kini ditempati Haryo Ristamaji, Suprapto Sastro Atmojo, dan Kadirah. Formasi baru tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal organisasi yang memiliki jaringan kepengurusan luas di berbagai daerah di Indonesia.
Akhmad Munir menegaskan bahwa perubahan susunan pengurus bukan sekadar pergantian personal, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk menjaga efektivitas kerja dan kesinambungan program PWI di tengah dinamika dunia pers nasional yang terus berkembang.
“Perubahan susunan pengurus ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal, sekaligus menjaga kesinambungan program-program PWI Pusat,” ujar Akhmad Munir.
Selain di jajaran sekretariat dan keuangan, sejumlah bidang strategis juga mengalami penyesuaian komposisi kepengurusan. Bidang Organisasi dan Keanggotaan tetap dipimpin Zulkifli Gani Ottoh dengan Djoko Tetuko Abdul Latif sebagai pendamping.
Di Bidang Pembinaan Daerah, Mirza Zulhadi masih dipercaya memimpin bersama Novrizon Burman dan Sarjono.
Pada sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas wartawan, Agus Sudibyo kembali dipercaya memimpin bersama Zarman Syah dan Iskandar Zulkarnain. Sedangkan Bidang Kerjasama dan Kemitraan dipimpin Ariawan dengan dukungan sejumlah wakil ketua, yakni Amy Atmanto, M Sarwani, Abdullah Sammy, serta Ki Agus Firdaus.
Di tengah tantangan transformasi media dan meningkatnya tuntutan profesionalisme pers, restrukturisasi ini dipandang sebagai langkah konsolidatif untuk menjaga soliditas internal PWI.
Kepemimpinan baru di sejumlah posisi strategis diharapkan mampu memperkuat peran organisasi sebagai rumah besar wartawan Indonesia sekaligus menjaga semangat pengabdian yang selama ini diwariskan almarhum Zulmansyah Sekedang bagi dunia jurnalistik nasional.
(Yuliana w)

