Mediasiutama.com, GUNUNGKIDUL – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Gunungkidul menghadirkan pendekatan yang lebih humanis melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan langsung masyarakat dan berbagai mitra strategis. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat ruang komunikasi serta membangun kedekatan antara institusi kepolisian dengan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Kegiatan yang dipusatkan di Dung Biru Ngrombo 2, Padukuhan Ngrombo, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (20/6/2026), berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar seribu warga memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan mancing bersama yang disemarakkan dengan pelepasan dua ton ikan sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80.
Sebelum kegiatan utama dimulai, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Touring Patroli Kamtibmas bersama jajaran Pejabat Utama Polres Gunungkidul menuju lokasi kegiatan.
Kehadiran rombongan tersebut menjadi simbol komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah kehidupan warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Gunungkidul, Wakapolres Gunungkidul, para Pejabat Utama Polres, serta para Kapolsek jajaran. Kehadiran unsur pemerintah daerah bersama kepolisian menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.
Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat. Menurutnya, keamanan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara aparat, pemerintah daerah, mitra kerja, dan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan touring patroli, aksi sosial, hingga mancing bersama ini, kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat dengan cara yang humanis. Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Sinergi bersama pemerintah daerah, rekan-rekan mitra kerja seperti Sanggar Pawon dan Konco Tani, serta seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci utama untuk mewujudkan Gunungkidul yang aman dan sejahtera,” ujar AKBP Damus Asa.
Suasana kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan menjadi gambaran bahwa pendekatan persuasif dan kemitraan masih menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Interaksi yang terjalin secara langsung antara aparat dan masyarakat dinilai mampu memperkuat komunikasi dua arah sekaligus mempersempit jarak antara pelayan publik dengan warga yang dilayani.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga membawa pesan penting mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Polres Gunungkidul mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminalitas melalui layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.
Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Gunungkidul tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi wujud nyata penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan sebagai tanggung jawab bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gunungkidul.
(Yuliana)

