Mediasiutama.com, Samarinda – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas. Melalui program “Polantas Menyapa”, Seksi STNK Subdit Regident Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan testimoni langsung kepada masyarakat wajib pajak di sejumlah kantor Samsat, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 12.00 WITA tersebut digelar secara serentak di tiga lokasi, yakni Samsat Induk Markoni Samarinda, Samsat Pembantu Batakan Balikpapan, dan Samsat Pembantu Rapak Balikpapan. Program ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat, khususnya para wajib pajak kendaraan bermotor.
Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Kaltim dalam laporannya kepada Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus memastikan standar pelayanan prima benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Melalui Polantas Menyapa, kami ingin mendengar secara langsung testimoni wajib pajak terkait proses pelayanan, mulai dari antrean, kecepatan pelayanan, hingga sikap petugas di lapangan,” ungkapnya.
Dari hasil pemantauan dan interaksi dengan masyarakat, secara umum tingkat kepuasan wajib pajak dinilai baik. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan tertib. Kehadiran personel yang aktif menyapa dan memberikan penjelasan juga dinilai mampu menciptakan suasana pelayanan yang lebih ramah dan komunikatif.
Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga memperkuat komitmen Ditlantas Polda Kaltim dalam mewujudkan pelayanan berbasis profesionalitas dan akuntabilitas. Di tengah tuntutan publik terhadap birokrasi yang responsif, pendekatan proaktif seperti ini dinilai efektif membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Program Polantas Menyapa tidak hanya berorientasi pada pencapaian target administrasi perpajakan, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas interaksi antara petugas dan masyarakat. Dengan menyerap aspirasi secara langsung, potensi kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.
Kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan lancar. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan, dengan tembusan kepada KBO Ditlantas Polda Kaltim serta Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kaltim.
Melalui langkah ini, Ditlantas Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menuju pelayanan publik yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Polri.
(Yuliana w)

