Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Sektor Kecamatan Sanga-Sanga berhasil mencegah meluasnya kebakaran yang melanda sebuah pondok di kawasan permukiman warga, Selasa (10/3/2026) dini hari. Insiden tersebut terjadi di Jalan Yos Sudarso RT 10, Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Laporan kebakaran diterima oleh petugas sekitar pukul 03.55 Wita. Tidak lama setelah menerima informasi dari masyarakat, regu pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan sejumlah personel serta armada pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.
Kepala Posko Damkarmatan Sanga-Sanga, Gunawan, menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan sebuah pondok dengan ukuran kurang lebih 4 x 6 meter. Meskipun api sempat membesar, petugas berhasil melakukan pengendalian sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
“Begitu laporan masuk, kami langsung mengerahkan anggota dari regu 1, 2, dan 3 menuju lokasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan secara cepat agar api tidak menyebar ke bangunan di sekitar area tersebut,” ujar Gunawan saat memberikan keterangan terkait penanganan kebakaran.
Dalam operasi pemadaman tersebut, Damkarmatan Sanga-Sanga mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (fire truck), satu unit kendaraan operasional L300 dari Redkar Kota Juang, serta satu unit kendaraan suplai air dari relawan pemadam kebakaran setempat.
Selain personel Damkarmatan, sejumlah unsur relawan dan aparat keamanan juga turut membantu proses penanganan di lapangan. Tim yang terlibat dalam operasi ini di antaranya Redkar Kota Juang Sanga-Sanga, Redkar Sarijaya, serta anggota dari Polsek setempat yang membantu pengamanan area kejadian.
Petugas menggunakan berbagai peralatan pemadaman untuk mengendalikan api, di antaranya dua roll selang berdiameter 1,5 inci, dua roll selang berdiameter 2,5 inci, satu unit nozel, serta Y connector untuk mengatur distribusi aliran air selama proses pemadaman berlangsung.
Gunawan menyebutkan bahwa proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 04.22 Wita. Dalam waktu kurang dari satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga situasi di lokasi kembali aman dan terkendali.
Meski demikian, petugas menghadapi sejumlah kendala saat melakukan penanganan kebakaran. Kondisi akses menuju lokasi yang terjal serta tanah berlumpur sempat menyulitkan mobilitas armada dan personel saat melakukan pemadaman.
“Medan menuju lokasi cukup menantang karena kondisi jalannya terjal dan berlumpur. Namun berkat kerja sama tim di lapangan, proses pemadaman tetap bisa dilakukan dengan maksimal,” jelasnya.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan pondok tersebut.
Damkarmatan Sanga-Sanga juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat. Warga diharapkan memastikan instalasi listrik, sumber api, serta peralatan rumah tangga dalam kondisi aman guna meminimalkan risiko kebakaran.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan secara cepat sebelum api berkembang menjadi lebih besar.
Dengan kesiapsiagaan petugas serta dukungan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran di wilayah Kecamatan Sanga-Sanga dapat ditangani dengan cepat sehingga kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
(Yuliana w)

