April 28, 2026

Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah meningkatnya kompleksitas lalu lintas dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) fungsi teknis lalu lintas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas personel dalam menjalankan tugas pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali), sekaligus meningkatkan kualitas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas.

Pelatihan yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya, Lantai 3 Mapolres Kukar, Kamis (23/4/2026), dibuka langsung oleh Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar. Sejumlah personel Satlantas, perwakilan Polsek jajaran, petugas SPKT, hingga unsur perwira dan bintara mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan teknis berkelanjutan.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa tantangan tugas kepolisian, khususnya di sektor lalu lintas, terus berkembang seiring dinamika mobilitas masyarakat. Oleh sebab itu, personel dituntut tidak hanya hadir secara fisik di lapangan, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap standar operasional prosedur, ketepatan tindakan, dan profesionalisme dalam setiap tahapan pelayanan.

Menurutnya, penguasaan teknis di bidang Turjawali dan penanganan kecelakaan lalu lintas menjadi elemen mendasar dalam membangun kepercayaan publik. Kesalahan prosedur, sekecil apa pun, berpotensi memengaruhi proses hukum sekaligus citra institusi.

Pelatihan ini dirancang tidak sebatas penyampaian teori, tetapi juga menitikberatkan pada praktik lapangan. Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, menjelaskan bahwa materi yang diberikan mencakup aspek teknis dan administratif, mulai dari pelaksanaan Turjawali, edukasi keselamatan berlalu lintas, hingga mekanisme penanganan perkara laka lantas secara komprehensif.

Peserta juga dibekali keterampilan administrasi penyidikan, termasuk penyusunan Laporan Polisi, pembuatan sketsa tempat kejadian perkara, Berita Acara TKP, pengelolaan barang bukti, hingga prosedur pengurusan Visum et Repertum. Keseluruhan materi tersebut bertujuan memastikan setiap personel mampu bekerja sesuai koridor hukum dan prosedur yang berlaku.

Salah satu fokus utama dalam pelatihan adalah simulasi olah TKP kecelakaan lalu lintas. Dalam sesi ini, peserta dilatih untuk mengumpulkan alat bukti secara akurat, mendokumentasikan kejadian secara sistematis, serta membangun kronologi berdasarkan fakta lapangan. Ketelitian pada tahap awal ini dinilai sangat menentukan kualitas proses penyidikan selanjutnya.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjunjung prinsip Presisi Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan sebagai fondasi kerja kepolisian modern. Prinsip tersebut tidak hanya menjadi jargon kelembagaan, melainkan harus tercermin dalam sikap, etika profesi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Langkah Polres Kukar ini mencerminkan komitmen serius dalam membangun sumber daya manusia kepolisian yang adaptif, profesional, dan akuntabel. Di tengah kebutuhan masyarakat akan pelayanan lalu lintas yang cepat, tepat, dan adil, peningkatan kompetensi personel menjadi investasi penting bagi kualitas penegakan hukum di jalan raya.

Melalui pelatihan ini, Polres Kukar menegaskan bahwa pelayanan lalu lintas bukan semata soal pengaturan arus kendaraan, melainkan juga bagian dari perlindungan hukum, keselamatan publik, dan kehadiran negara dalam menjaga ketertiban di ruang jalan.

(Yuliana w)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *