Kegiatan Cegah Stunting Alfamidi di Kota Bangun-Ist
Mediasiutama.com, SAMARINDA – Sebanyak 84 keluarga yang memiliki balita mengikuti kegiatan edukasi kesehatan yang digelar Alfamidi di Poros Kota Bangun, belum lama ini. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut balita sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Puskesmas Rapak Mahang tersebut mengangkat tema Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Balita. Selain penyuluhan, peserta juga memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, lingkar kepala balita, serta pembagian makanan tambahan (PMT) untuk mendukung pemenuhan gizi anak.
Branch Manager Alfamidi Samarinda, Markus Nurdianto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya balita yang sedang berada pada masa pertumbuhan.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini. Edukasi seperti ini juga diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang balita sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting,” ujarnya.
Menurut Markus, kesehatan gigi sering kali belum menjadi perhatian utama bagi sebagian orang tua, padahal kondisi tersebut memiliki pengaruh terhadap kemampuan anak mengunyah makanan dan memenuhi kebutuhan gizinya. Karena itu, perusahaan terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis juga dimaksudkan agar orang tua dapat mengetahui perkembangan kondisi balita mereka sejak dini. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi keluarga dalam menjaga kesehatan anak di rumah.
Kepala Puskesmas Rapak Mahang, Siti Aminah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan fasilitas pelayanan kesehatan sangat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemantauan kesehatan balita.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Alfamidi karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Edukasi seperti ini juga dapat mendorong orang tua agar semakin aktif membawa balita ke posyandu sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau secara rutin,” katanya.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mendeteksi berbagai persoalan kesehatan sejak dini. Dengan pemantauan yang berkesinambungan, risiko gangguan pertumbuhan pada balita dapat segera ditangani melalui pendampingan tenaga kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Orang tua tidak hanya mengikuti sesi edukasi, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai kesehatan anak mereka kepada petugas kesehatan yang hadir.
Salah seorang peserta, Ningsih, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama anaknya. Ia mengatakan materi yang disampaikan mudah dipahami dan menambah pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi balita.
“Saya merasa senang dengan adanya edukasi dan layanan kesehatan yang diberikan Alfamidi. Sebagai orang tua, saya jadi lebih semangat datang ke posyandu,” ungkapnya.
Menurut Ningsih, pemeriksaan kesehatan yang diberikan secara gratis juga sangat membantu keluarga untuk mengetahui perkembangan anak tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan agar semakin banyak orang tua memperoleh manfaat yang sama.(Ari)

