Diskominfo Kukar Kukar Lakukan Pemeriksaan Darah Sapi Jelang Idulfitri untuk Antisipasi PMK

Kukar Lakukan Pemeriksaan Darah Sapi Jelang Idulfitri untuk Antisipasi PMK

6
SHARE
Keterangan foto: ilustrasi sapi peternakan. (istimewa/int)

Mediasiutama.com, Tenggarong – Menjelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah preventif dengan melakukan pemeriksaan sampel darah pada ratusan sapi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada indikasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang dapat mengganggu pasokan daging selama Ramadan hingga Idulfitri, dimana konsumsi daging meningkat signifikan.

“Kami telah mengambil sampel darah dari 100 sapi yang tersebar di dua wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Tenggarong Seberang dan Loa Kulu,” ujar Gunawan Nanang, seorang dokter hewan di Distanak Kukar pada Senin (25/3/2024).

Gunawan menjelaskan bahwa pengambilan sampel darah ini dilakukan atas permintaan Distanak Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dengan Kukar menjadi salah satu lokasi utama. Pengambilan sampel darah ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk mengevaluasi titer antibodi dan memastikan apakah sapi yang diambil sampel darahnya terindikasi PMK atau tidak.

“Kedua, untuk memverifikasi efektivitas vaksinasi PMK yang telah diberikan, terutama pada sapi yang telah menerima vaksin ketiga atau booster pertama,” terangnya.

Gunawan menambahkan, meskipun persentase PMK saat ini lebih rendah, pihaknya tetap waspada terhadap sapi yang belum divaksin karena mereka berpotensi terjangkit PMK. Vaksinasi adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan sapi. Kukar masih bergantung pada distribusi sapi dari luar Kalimantan, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bali. Sebagai syarat pengiriman, sapi harus telah menerima setidaknya satu tahap vaksinasi.

“Kukar merupakan area endemis PMK, namun saya dapat memastikan bahwa saat ini tidak ada kasus PMK di Kukar, karena sapi-sapi telah menerima booster kedua,” tegas Gunawan.

Gunawan juga mengimbau para peternak untuk melaporkan ke Distanak Kukar jika mereka memiliki sapi yang baru didatangkan dari luar pulau, agar dapat segera diberikan vaksinasi dan melindungi ternak mereka dari penyakit menular.

“Dengan upaya proaktif ini, kami berharap dapat menjaga kualitas pasokan daging selama periode penting ini dan memastikan kesehatan hewan ternak di wilayahnya, sekaligus memberikan ketenangan bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri,” pungkasnya.

(Adv/Diskominfo Kukar)

Print Friendly, PDF & Email