May 11, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Kepolisian Resor Kutai Kartanegara melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) resmi menggelar Operasi Keselamatan Mahakam 2026 yang berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini menjadi bagian dari strategi nasional kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Berbeda dengan operasi sebelumnya yang cenderung identik dengan penindakan, Operasi Keselamatan Mahakam 2026 di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara mengedepankan langkah preventif dan preemtif. Fokus utama kegiatan diarahkan pada edukasi, sosialisasi, serta imbauan keselamatan kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala Satlantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ahmad Fandoli, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam pelaksanaan operasi tahun ini. Menurutnya, membangun kesadaran masyarakat jauh lebih efektif dibandingkan semata-mata penegakan hukum melalui tilang.

“Operasi Keselamatan Mahakam 2026 kami isi dengan kegiatan yang bersifat edukatif.

Penindakan tetap ada, namun lebih difokuskan pada teguran dan pembinaan, kecuali untuk pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan,” jelas AKP Ahmad Fandoli.

Ia menambahkan, penilangan hanya akan diterapkan pada pelanggaran lalu lintas berat yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan fatal, seperti pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm, atau kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Kukar membagi kegiatan operasi di sejumlah titik strategis di seluruh wilayah kabupaten. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah ramp check terhadap kendaraan angkutan barang. Pemeriksaan ini meliputi kelayakan kendaraan, kelengkapan surat-surat, serta kondisi fisik pengemudi.

“Untuk pengemudi truk, kami tidak hanya memeriksa kendaraan, tetapi juga kondisi kesehatan mereka. Kami menggandeng tenaga medis untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.

Selain itu, Satlantas Polres Kukar juga aktif menggandeng komunitas otomotif, baik komunitas roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Melalui kegiatan silaturahmi, diskusi, dan kumpul bersama komunitas, pesan-pesan keselamatan disampaikan secara langsung dan lebih komunikatif.

Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai mampu menciptakan efek berantai dalam membangun kesadaran kolektif. Para anggota komunitas diharapkan dapat menjadi agen keselamatan berlalu lintas yang menularkan perilaku tertib kepada masyarakat luas.

Menutup keterangannya, AKP Ahmad Fandoli mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 sebagai momentum refleksi bersama. Ia berharap kesadaran berlalu lintas tidak hanya tumbuh saat operasi berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan permanen dalam kehidupan sehari-hari.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Mari kita berkendara dengan lebih bijak, beretika, dan selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,”pungkasnya.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *