Mediasiutama.com, Balikpapan, 2 Februari 2026 – Kondisi cuaca ekstrem kembali menguji kesiapsiagaan unsur penyelamat di wilayah pesisir Kalimantan Timur. Sebanyak 12 orang pemancing beserta anggota keluarganya berhasil diselamatkan oleh Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan setelah terjebak badai angin kencang dan gelombang tinggi di sekitar perairan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur. Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata pentingnya respons cepat dan koordinasi efektif dalam penanganan kondisi membahayakan manusia di laut.
Peristiwa tersebut bermula pada Minggu malam, 1 Februari 2026, sekitar pukul 19.30 WITA. Rombongan pemancing yang berada di sebuah bagang tengah melakukan aktivitas pengambilan ikan, ketika kondisi cuaca berubah drastis. Angin kencang disertai gelombang tinggi secara tiba-tiba melanda perairan Lamaru, menyebabkan kapal yang mereka gunakan tidak mampu bergerak kembali ke daratan. Situasi semakin kritis seiring waktu, terlebih beberapa anggota rombongan mulai mengalami kedinginan dan kelelahan akibat paparan cuaca buruk dalam waktu lama.
Dalam kondisi darurat tersebut, salah satu korban akhirnya menghubungi Kantor SAR Balikpapan pada Senin dini hari, pukul 01.15 WITA, untuk meminta bantuan segera. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas jaga, mengingat kondisi korban yang berada di tengah laut dan cuaca yang masih tidak bersahabat.
Tak berselang lama, tepat pukul 01.30 WITA, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan memberangkatkan Search and Rescue Unit (SRU) dari Dermaga Somber menggunakan Rescue Boat Basarnas (RBB). Berbagai peralatan SAR turut dimobilisasi, mulai dari perlengkapan keselamatan air, alat komunikasi, peralatan medis, hingga perlengkapan selam guna mengantisipasi segala kemungkinan di lapangan.
Sekitar pukul 03.00 WITA, tim tiba di lokasi kejadian dengan kondisi cuaca hujan ringan. Meski demikian, hembusan angin dan tinggi gelombang masih menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi. Dengan kehati-hatian tinggi, petugas mengevakuasi para korban satu per satu dari bagang ke kapal SAR. Seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat tanpa adanya luka serius maupun korban hilang.
Setelah evakuasi, para korban dibawa menuju Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Manggar untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil. Selanjutnya, rombongan bersama Tim SAR kembali ke Dermaga Somber dan tiba sekitar pukul 05.45 WITA untuk dilakukan konsolidasi dan debriefing operasi.
Dengan seluruh korban dinyatakan selamat dan situasi kembali kondusif, operasi SAR resmi ditutup. Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan kembali ke status siaga rutin, sembari mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan merupakan kunci utama keselamatan di wilayah perairan.(Yuliana W)

